LAPORAN PRAKTIKUM C++ " POINTER "

 PRAKTKUM POINTER
I.                   TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Mahasiswa mampu membuat program mengunakan pointer dalam bahasa c++.
II.                DASAR TEORI
Pengertian pointer
Pointer ( variabel penunjuk ) adalah suatu variabel yangberisi alamat memori dari suatu variabel lain.alamat ini merupakan lokasi dari objek lain ( biasanya veriabel lain) di dalam memori. Contoh, jika sebuah variabel berisi alamatdari variabel lain, variabel pertamam dikatakan menunjukan ke variabel ke dua.
Operator pointer ada dua, yaitu :
Operator &
Operator & berisi urary ( hanya memerlukan satu operand saja).
Operator & menghasilkan alamat dari operandnya.
Operator *
Operator * berisi urary ( hanya memerlukan satu operand saja).
Operator * menghasilkan alamat dari operandnya.
Deklarasi pointer
Seperti halnya variabell yang lain, variabel pounter juga harus dideklarasikan terlebih dahulu sebelum digunakan.
Bentuk umum :
Tipe _data * nama pointer;
Tipe data pointer mendfisikan tipe dari objek yang ditunjukan oleh pointer. Secara teknis tipe apapun dari pointer dapat memunjukan lokasi ( ndimanapun) dalam memori. Bahkan operasi pointer dapat dilaksanakan relatif terhadap tipe dasar apapun yang ditunjuk. Contoh, ketika memeklarasikan pointer dengan tipe int*, kompiler akan mengangap alamat yang ditunjuk memyimpan nilai interger walaupun sebeanrnya bukan ( sebuah pointer int* selalu menganggap bahwa ia menunjukan ke sebuah objek beripe integer, tidak peduli isi sebnarnya). Karenanya, sebelumnya mendeklarasikan sebuah ponter, pastikan tipenya sesuai dengan tipe objek yang akan ditunjuk.
Contoh :
Int *px;
Char*sh;
Operasi pointer
Operasi penegasan
Suatu variabel pointer seperti halnya variabel yang lain, juga bisa mengalami operasi penungasan. Nilai dari suatu variabel pointer dapat disalin variabel pointer yang lain.
Operasi aritmatika
Suatu variabel ponter hanya dapat dilakukan operasikan aritmatika dengan nilai interger saja. Operasi yang biasa dilakukan adalah operasi penambahan dan pengurangan. Operasi penambahan dengan suatu nilai menunjukan lokasi data berikutnya ( index selanjutnya ) dalam memori. Begitu  juga operasi penguranagn.
Operasi logika
Suatu pointer juga dapat dikenl operasi logika.
III.             DAFTAR ALAT DAN BAHAN
1.      1 ( satu ) unit komputer
2.      Software turbo C++.
IV.             ALGORITMA PROGRAM
Program 1.
#include”stdio.h”
#include”cinoi.h”
Viod main()
}
Int x,y;                                    /* x dsn y bertipe int/*
Int *px;                       /*px pointer yang menunjukan objek */
Clrscr ();
X = 87;
Px = &x;                      /*pxy berisi nilai yang d berisi alamat dari x */
Y = *px;                                  /*y berisi nilai yang tunjukan px */
 Printf(“alamat x %p/n”,&x);
Printf(“isi px %p/n”,&x);
Printf(“isi  x %p/n”,&x);
Printf(“Nilai yang ditunjukan oleh px %p\n”,*px);
Printf(“nilai y x=%\n”,&y);
getch();                                                                                                                    
Program 2
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
Void main ()
{float *x,*x2,y;
Clrscr ();
y =13.45;
x1 =&y;                       /*Alamat dari y disalin ke variabel x1 */
x2 =x1                         /*Isi variabel x1 disalin ke variabel x2 */
printf (“Nilai variabel =%.2f ada di alamat %p\n”,y,x1);
printf (“Nilai variabel y =%.2f ada di alamat %p\n”.y.x2);
getch();
}
Program 3.
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
Void main()
{int nilai [5], *penunjuk;
Clscr();
nilai[0] =215;
nilai[1] =245;
nilai[2]=950
penunjuk = &nilai[0];
printf(Nilai %i ada di alamat memori1 %pn\n”,*penunjuk,penunjuk);
printf(Nilai %i ada di alamat memori2 %\n”, *(penunjuk+1),penunjuk+1);
printf(Nilai %i ada di alamat memori 3%p\n “,*(penunjuk+2),penunjuk+2);
getch();
}
Program4.
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
}
Int a =120,b =220, *pa,*pb;
Clrscr();
pa=&a;
pb =&b;
if(pa<pb)
printf(“pa penunjuk ke memori ke memori lebih rendah dari pb\n”);
if(pa= =pb)
printf(“pa penunjuk ke memori yang sama dengan pb\n”);
if(pa>pb)
printf(“pa penunjuk ke memori lebih tinggi dari pb\n”);
getch()
}
Program 5
#include “stdio.h”
#include”conio.h”
char *nama1=”MEUTIA”
char *nama2 =”SYEKRY”
void main()
{char namax;
Clrscr();
Puts (SEMULA:”);
Printf(Saya suka >>%s\n”,nama2);
/*Penukaran string yang ditunjuk oleh pointer nama 1 dan mana 2 */
Printf(“SEKARANG:”);
Printf(Saya  suka >> %s\n”,nama1)
Printf(“Dan saya juga masih suka >>%s\n”,nama2);
Getch();
}
Program 6.
#include”stdio.h”
#include”conio.h”
Void main()
}
Static int tgl_lahir[] ={13,9,1982};
Int *ptgl;
ptgl =tgl_lahir; /*ptgl b erisi alamat array */
printf(“Diakses dengan pointer”);
printf(Tanggal =%i\n”,*ptgl);
printf(“Bulan =%i\n,*(ptgl+1));
printf(“Tahun =%\n,* (ptgl+2));
printf(“\nDiakses dengan array biasa\n”)
printf(“Tanggal = %i\n”, tgl_ lahir[0];
printf(“Bulan = %i\n”,tgl_[1];
printf(Tahun = %i\n “, tgl_lahir[2];
getch();
}
Program 7
#include “studio.h”
#include “conio.h”
void main()
{int x[5], p,k;
Clrscr();
P =x;
X [0] =5;       /*x[0] diisi dengan 5 sehingga x[0] = 5 */
Z[1] =x[0];    /*[1] diisi dengan x[0] sehingga x[1] =5 */
X[2] =*p +2;  /*x2 diisi dengan x[0] +2 seehingga x[2] = 7 */
X[3] =*(p+1)-3 ; /*x[3] diisi dengan x[1] – 3sehingga x[3] = 2*/
X[4] = *(x+2);    /*x[4] diisi dengan x [2] sehingga x[4] = 7*/
for (k=0 ; k<5; k+ +)
printf(“x[%i] = %i\n”,k, x [k];
getch();
}
KESELAMATAN KERJA
1.Mahasiswa sudah menggunakan jas  laboratorium saat memasuki ruang  laboratorium
2. Pastikan bahwa komputer dalam kondisi off ,dan kabel power sudah terhubung ke panel dan siap untuk di on-kan.
3.Ikuti langkah menjalankan komputer sesuai dengan prosedur yang berlaku .
4.Setelah selesai praktikum off-kan komputer sesuai prosedur ,dan trun-off panel power listrik.
5. Bersihkan ruang laboratorium setiap selesai menggunakan laboratorium.
LANGKAH KERJA
1.      Ketikan program 1 sampai dengan program 7, pada turbo C editor kemudian compile program tersebut untuk mengecek error yang terjadi pada program tersebut.
2.      Simpan program-program tersebut dalam folder percobaan 5 dengan nam a latihan7 untuk program 7.
3.      Eksekusi program-program tersebut dan catat hasilnya sebagai data percobaan .

4.      Analisia hasil percobaan dan buatlah kesimpulan.
ANALISA
setelah melakukan praktikum ni, maka dapat kita simpulkan bahwa pointer ini adalah parameter untuk kita membuat suatu tuurunan.




STERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA, JIKA ADA SARAN DAN PERTANYAAN SLAHKAN HUBUNGI KAMI.

Post a Comment for "LAPORAN PRAKTIKUM C++ " POINTER ""