CARA PRAKTIKUM TRANSFORMASI Z dan BORANG

CARA PRAKTIKUM TRANSFORMASI Z dan BORANG DATA

Transformasi-Z dengan Matlab

Seperti telah Kita  pikirkan  sebuah  persamaan  linear  dengan  koefisien-koefisien  konstayang dituliskan didalam bentuk polinomial seperti berikut yang sering digunakan untuk pemodelan hubungan antara sekuen input x[k] dengan respon output y[k] pada suatu sistem LTID (linear time invariant discrete).

 Pada Matlab diasumsikan bahwa bagian numerator (pembilang) dan denominator (penyebut) pada z-transfer function diekpresikan di dalam bentuk kenaikan berpangkat pada z1. Matlab menyediakan beberapa fungsi (M-les) untuk bisa digunakan di dalam proses transformasi-z. Dalam hal ini ada 5 fungsi tersebut cukup penting, yaitu: residuez, residue, tf2zp, zp2tf, dan zplane. Untuk mengambarkan cara bagaimana fungsi tersebut bekerja,  kita dapat melakukannya dengan mengikuti langkah-langkah percobaan yang sudah diberikan.


III. Perangkat Yang Diperlukan
•   PC multimedia yang sudah dilengkapi dengan OS Windows 7
•   Perangkat Lunak Matlab  versi 2009 yang dilengkapi dengan Tool Box DSP

Borang data :
4.1. Fungsi Residuez
B = [0; 6; 34; 0];     % koef. numerator N(z)

A = [1; -7; 31; -25];   % koef. denominator D(z)

[R,P,K] = residuez(B,A) % Hitung partial fraction expansion

transformasi z
4.2. Fungsi Rezidue
B = [0; 6; 34; 0];     % koef. numerator N(z)

A = [1; -7; 31; -25];   % koef. denominator D(z)

[R,P,K] = residuez(B,A) % Hitung partial fraction expansion
transformasi z


4.3. Menghitung Pole danZero dari Fungsi Transfer
B = [0, 6, 34, 0];    % Koef. numerator N(z)
A = [1, -7, 31, -25]; % Koef. denominator D(z) [Z,P,K] = tf2zp(B,A)  % Hitung poles dan zeros zplane(Z,P) % plot poles dan zeros
transformasi z

4.4. Mendapatkan nilai Fungsi Transfer dari nilai Pole dan Zero
Z = [0; -5.666667];        % Zeros di dalam suatu vector kolom P = [3+4 * j; 3-4 * j; 1]; % Poles di dalam suatu vector kolom 
K = 6; % Gain pada numerator
[B,A] = zp2tf(Z,P,K);      % Prose penghitungan
transformaasi z


V TUGAS
B = [2, 16, 44, 56, 32];    % Koef. numerator N(z)
A = [3, 3, 15, 18, -12]; % Koef. denominator D(z)
[Z,P,K] = tf2zp(B,A)  % Hitung poles dan zeros
zplane(Z,P) % plot poles dan zeros


.1. Fungsi Residuez
B = [0; 6; 34; 0];     % koef. numerator N(z)

A = [1; -7; 31; -25];   % koef. denominator D(z)


[R,P,K] = residuez(B,A) % Hitung partial fraction expansion


2. Fungsi Rezidue
B = [0; 6; 34; 0];     % koef. numerator N(z)

A = [1; -7; 31; -25];   % koef. denominator D(z)


[R,P,K] = residuez(B,A) % Hitung partial fraction expansion

3. Menghitung Pole danZero dari Fungsi Transfer

B = [0, 6, 34, 0];    % Koef. numerator N(z)

A = [1, -7, 31, -25]; % Koef. denominator D(z) [Z,P,K] = tf2zp(B,A)

  % Hitung poles dan zeros zplane(Z,P) % plot poles dan zeros

4. Mendapatkan nilai Fungsi Transfer dari nilai Pole dan Zero

Z = [0; -5.666667];        % Zeros di dalam suatu vector kolom 

P = [3+4 * j; 3-4 * j; 1]; % Poles di dalam suatu vector kolom

 K = 6; % Gain pada numerator

[B,A] = zp2tf(Z,P,K);% Prose penghitungan



1.       dan gambarkan posisinya pada bidang-z.


 dapat download datannya dibawah ini :
DONWLOAD
TERMAKASIH BANYAK TELAH MENGUNJUNGIN BLOG KAMI, JIKA ADA SARAN DAN KRITIK, SILAHKAN BERI DIKOLOM KOMENTAR.



dari hadist nabi, barang siapa yang membagi ilmunya, walau hanya 1 kata, namun bermanfaat, makanya sungguh mulia dia.

Post a Comment for " CARA PRAKTIKUM TRANSFORMASI Z dan BORANG"